Tampilkan postingan dengan label Topik Pilihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Topik Pilihan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Oktober 2017

5 Misi Ruang Angkasa NASA Terbesar Sepanjang Masa

Sobat YukViral

Jika Kita mendengar kata misi ruang angkasa, maka yang selalu terngiang dibenak Kita adalah sepak terjang NASA. NASA atau National Aeronautics and Space Administration merupakan sebuah lembaga pemerintah milik Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas program luar angkasa Amerika Serikat dan penelitian umum luar angkasa jangka panjang. 



NASA didirikan oleh pemerintah Amerika Serikat pada 29 Juli 1958. Dalam kurun waktu 1 dekade setelah berdirinya, NASA berhasil melakukan sejumlah misi ruang angkasa dengan dana yang sangat besar dan pencapaian hasil yang luar biasa

Berikut serupedia akan mengulas 5 Misi Ruang Angkasa NASA Terbesar Sepanjang Masa.

1. Pioneer

Pioneer 10 dan Pioneer 11, yang diluncurkan pada tahun 1972 dan 1973, masing-masing adalah pesawat ruang angkasa pertama yang mengunjungi  planet raksasa gas fotogenik paling tata surya, Jupiter dan Saturnus. 

Pioneer 10 adalah sebuah pesawat luar angkasa pertama yang melampaui sabuk asteroid, dan juga yang pertama melakukan pengamatan langsung terhadap planet Yupiter. 

Pesawat ini diluncurkan pada tanggal 2 Maret 1972, dan berhasil mengirimkan foto jarak dekat (close up) Yupiter pertama pada 3 Desember 1973. Pada tanggal 13 Juni 1983 Pioneer 10 melintasi orbit Neptunus dan menjadi benda buatan manusia pertama yang meninggalkan tata surya, walaupun belum melewati heliopause atau awan Oort.

Sementara, Pioneer 11 adalah sebuah pesawat luar angkasa yang membawa misi meneliti Jupiter (misi Jupiter kedua setelah Pioneer 10) dan sistem tata surya luar serta misi pertama yang meneliti Saturnus serta cincin-cincin yang mengelilinginya.

Diluncurkan dari Cape Canaveral pada 6 April 1973, Pioneer 11 melintasi Jupiter dari jarak 34.000 km pada 4 Desember 1974 dan berhasil mengambil foto-foto Bintik Merah Raksasa. Pioneer 11 melintasi Saturnus dari jarak 21.000 km pada 1 September 1979 dan menemukan dua bulan baru serta mengirimkan foto-foto cincin planet tersebut ke Bumi. Misi Pioneer 11 diakhiri pada November 1995. Saat itu pesawat ini berada pada jarak 44,7 AU dari Matahari.

2.Voyager

Program Voyager adalah rangkaian misi luar angkasa Amerika Serikat. Misi ini meliputi peluncuran dua pesawat angkasa tak berawak, yaitu Voyager 1 dan Voyager 2. 

Keduanya diluncurkan pada tahun 1977 dengan alasan untuk memanfaatkan deretan planet yang sesuai pada akhir 1970-an. Tujuan utama peluncuran misi ini adalah untuk mempelajari Yupiter dan Saturnus, tetapi dua pesawat tersebut mampu melanjutkan perjalanan mereka hingga ke tata surya luar. 

Saat ini mereka sedang berada dalam perjalanan keluar tata surya. Pesawat-pesawat tersebut dibangun di JPL dan didanai oleh NASA. Voyager 1 saat ini merupakan objek buatan manusia terjauh dari Bumi. Dari misi ini, berhasil dikumpulkan data mengenai raksasa gas di tata surya, yang sebelumnya kurang diketahui.

Voyager 1 adalah sebuah pesawat antariksa nirawak yang diluncurkan pada 5 September 1977 dan sampai sekarang masih beroperasi di luar tata surya. Voyager 1 juga merupakan benda buatan manusia yang terjauh dari bumi pada 19,7 miliar kilometer dari bumi (131 Astronomical Unit atau 19,7 miliar km, per 1 Agustus 2015) dan memasuki heliosheath setelah melewati termination shock yang membatasi tata surya. Pada jarak tersebut, sinyal dari Voyager 1 perlu lebih dari 36 jam untuk sampai ke pusat kontrolnya, Jet Propulsion Laboratory di dekat Pasadena, California yang merupakan proyek bersama NASA dan Caltech.

Voyager 2 adalah sebuah pesawat antariksa tak berawak (nirawak) milik Amerika Serikat yang diluncurkan pada 20 Agustus 1977. Pesawat ini identik dengan saudaranya, Voyager 1, dengan perbedaan yaitu Voyager 2 mengikuti lintasan atau trajektori yang lebih lambat sehingga dapat bertahan pada jalur ekliptik (ecliptic) yang membuat Voyager 2 dapat dikirim ke Uranus dan Neptunus dengan bantuan gravitasi sewaktu pertemuan dengan Saturnus pada tahun 1981. 

Berkat lintasan ini, Voyager 2 dapat menjadi pesawat antariksa pertama yang mencapai Uranus dan Neptunus dan menyelesaikan bagian dari "Planetary Grand Tour", suatu susunan geometri langka planet-planet luar yang hanya terjadi sekali dalam 176 tahun.

3. Cassini�Huygens 

Cassini-Huygens adalah sebuah pesawat angkasa yang dibuat bersama oleh NASA/ESA/ASI, yang mempelajari Saturnus dan satelit alaminya. Pesawat angkasa ini memiliki 2 bagian utama: Pengorbit Cassini milik NASA, yang dinamai dengan nama astronom Italia-Perancis Giovanni Domenico Cassini, dan 'Wahana Huygens milik ASI, dinamai atas nama seorang astronom, ahli matematika dan ahli fisika Belanda Christiaan Huygens. 

Pesawat ini diluncurkan pada tanggal 15 Oktober 1997 dan memasuki orbit Saturnus pada tanggal 1 Juli 2004. Pada tanggal 25 Desember 2004, Wahana Huygens berpisah dari pengorbit dan mendarat di satelit Saturnus, Titan pada tanggal 14 Januari 2005, dan mengirim informasi tentang Titan kepada ilmuwan untuk dipelajari. Pesawat ini adalah pesawat pertama yang memasuki orbit Saturnus dan pesawat angkasa keempat yang mengunjungi Saturnus.

Setelah meninggalkan Huygens di Titan, Cassini melanjutkan perjalanannya untuk menjelajah Saturnus beserta cincin dan sateli-satelitnya yang lain. Berbagai fenomena menarik berhasil ditemukan. Salah satunya, semburan air ke luar angkasa dari satelit Saturnus yang menandai keberadaan lautan di balik permukaan es. Dan lautan tersebut bisa jadi merupakan tempat tinggal kehidupan asing atau alien.

4. Hubble

Teleskop luar angkasa Hubble adalah sebuah teleskop luar angkasa yang berada di orbit bumi. Nama Hubble diambil dari nama ilmuwan terkenal Amerika, Edwin Hubble yang juga merupakan penemu hukum Hubble. Sebagian besar dari benda-benda angkasa yang telah berhasil diidentifikasi, adalah jasa teleskop Hubble.

Hubble sangat banyak membantu para ilmuwan dalam mempelajari, mengobservasi dan memahami tentang jagad raya, objek luar angkasa (lubang hitam/black hole, galaksi, bintang), dll. Hubble adalah teleskop angkasa yang berhasil menemukan Eris, sebuah planet katai beserta satelitnya yang bernama Dysnomia. Selain itu, Hubble juga banyak mengirimkan gambar-gambar yang menakjubkan tentang kejadian-kejadian di luar angkasa seperti supernova, lahirnya bintang, dan tabrakan bintang.

Dua misi Hubble yang terakhir adalah pada tahun 2001 dan 2003. Hubble seharusnya akan di non-aktifkan pada akhir tahun 2005. Tetapi pada bulan Oktober 1997, NASA memutuskan untuk memperpanjang pengoperasian Hubble dari tahun 2005 ke 2010. Selanjutnya Hubble akan digantikan oleh Teleskop James Webb.

5. Apollo

Program Apollo adalah serangkaian misi luar angkasa berawak yang dilaksanakan oleh Amerika Serikat (NASA) menggunakan pesawat antariksa Apollo dan roket Saturn, dilaksanakan selama tahun 1961-1975. Program ini didedikasikan untuk cita-cita (dari perkataan terkenal Presiden Amerika Serikat, John F. Kennedy) "mendaratkan seorang manusia di Bulan dan mengembalikannya dengan selamat ke Bumi" selama dekade 1960-an. Cita-cita ini dicapai oleh misi Apollo 11 pada Juli 1969.

Program diteruskan hingga awal 1970-an untuk melakukan eksplorasi ilmiah di Bulan, dengan total enam pendaratan sukses. Hingga 2006, tidak ada lagi misi luar angkasa berawak yang melebihi orbit bumi rendah. Program Skylab yang dibuat kemudian, dan Proyek Percobaan Apollo-Soyuz menggunakan perlengkapan yang awalnya diproduksi untuk Apollo dan sering dianggap sebagai bagian dari program Apollo.

Di luar keberhasilan tersebut, terdapat beberapa kegagalan besar; salah satu di antaranya mengakibatkan tewasnya tiga astronot, Virgil Grissom, Ed White dan Roger Chaffee dalam peristiwa kebakaran landasan peluncuran Apollo 1. Ada juga ledakan pada misi Apollo 13 yang hampir menewaskan tiga astronotnya. Pelepasan gas beracun selama masuk kembali ke atmosfer Bumi dalam pesawat Proyek Percobaan Apollo-Soyuz hampir juga menewaskan tiga astronot lagi.

Baca Juga : Inilah Ambisi Terbesar dari NASA

Jumat, 13 Oktober 2017

5 Gagasan Transportasi Masa Depan yang Menggemparkan Dunia

Sobat YukViral

Skema transportasi Hyperloop yang diusulkan oleh pengusaha Elon Musk telah menimbulkan kegemparan dalam dunia transportasi. Tapi Musk bukanlah orang pertama yang mengusulkan ide transportasi yang brilian atau aneh.

Sejak manusia pertama kali mengimpikan penerbangan, manusia telah mencoba untuk menemukan cara yang lebih baik untuk berpindah dari titik A ke titik B. Ini adalah gagasan aneh dan brilian pada jamannya, namun bisa terwujud beberapa dekade kemudian.

Bukan tidak mungkin gagasan transportasi masa depan berikut ini pun akan menjadi kenyataan di masa yang akan datang. Berikut serupedia akan mengulas Gagasan Transportasi Masa Depan yang Menggemparkan.

1. Jetpack


Jetpack merupakan sebuah ide gila dalam pengembangan transportasi masa depan yang canggih dan brilian. Kendaraan canggih ini kabarnya sudah mulai di pasarkan secara massal oleh sebuah perusahaan bernama Martin Aircraft Company yang berbasis di New Zealand . 

Salah satunya jetpack kreasi Glenn Martin, seorang ilmuwan dirgantara yang telah melakukan riset dan pengembangan jetpack selama lebih dari 30 tahun. Kini, jetpack yang diberi nama Martin Jetpack ini udah siap buat penggunaan komersial. Jetpack yang berbasis di Selandia Baru ini bisa terbang dalam batas waktu 30 menit dengan kecepatan maksimum 74 km/jam serta ketinggian 90 meter.

Jetpack Martin sekarang dipakai buat pertolongan pertama kayak pemadam kebakaran dan pihak penyelamatan pertama lainnya. Transportasi canggih ini dirilis buat komersial seharga 200.000 USD atau sekitar Rp2,6 miliar. Sejak 2015, jetpack ini udah dijual ke publik.

2. Hyperloop


Hyperloop adalah konsep sistem transportasi berkecepatan tinggi yang diajukan oleh wiraswasta Elon Musk. Hyperloop bergerak dengan menciptakan tekanan rendah yang memungkinkan kapsul bergerak dengan kecepatan yang amat tinggi.

Garis besar konsep hyperloop diumumkan pada Agustus 2013, yang mencakup usulan rute dari Los Angeles ke San Fransisco. Analisis awal menunjukkan bahwa rute tersebut dapat ditempuh dalam waktu 35 menit, yang berarti bahwa penumpang dapat menempuh jarak 350-mile (560 km) dengan rata-rata kecepatan 600 mph (970 km/h), dengan kecepatan penuh 760 mph (1.200 km/h). Perkiraan biaya awal untuk rute ini diperkirakan sebesar US$7,5 miliar �walaupun analis transportasi meragukan bahwa sistem ini dapat dibangun dengan biaya tersebut.

Teknologi Hyperloop telah dibuat open source oleh Musk dan SpaceX, dan publik diajak untuk mengambil gagasan tersebut dan mengembangkannya lebih lanjut. Untuk itu, beberapa perusahaan telah dibentuk, dan paling tidak sepuluh tim mahasiswa interdisipliner mencoba mewujudkan gagasan ini.

2. Mobil Terbang


Beberapa tahun 2015 lalu, Terrafugia mengembangkan sebuah mobil terbang yang diberi nama Terrafugia T-FX. Kendaraan ini dirancang dengan biaya  senilai $ 279.000.

TF-X merupakan mobil sport hibrida bertenaga empat kursi, plug-in dengan kemampuan lepas landas lepas landas dan landas vertikal (VTOL). Kecepatan mobil ini saat berada di udara diperkirakan mencapai 321 km/jam. Sebuah kecepatan yang besar untuk melintasi pulau Jawa hanya dalam waktu 4 jam. Tapi kecepatan mobil ini melintas di jalan raya masih belum diketahui.

Terrafugia mengakui bahwa untuk bisa mewujudkan mobil-pesawat adalah proses yang bisa memakan waktu 8-12 tahun. Dengan demikian, kendaraan ini baru akan ada pertengahan dekade mendatang.

Baca Juga : 5 Desain Tentara Super Canggih di Medan Tempur Masa Depan

3. Elevator Luar Angkasa


Elevator luar angkasa merupakan lift yang didesain untuk mengirim material dari permukaan bumi ke luar angkasa. Banyak proposal telah diusulkan dan melibatkan perjalanan melalui struktur dan bukan dengan menggunakan roket. Konsepnya seringkali mengacu pada struktur yang menjangkau orbit geostasioner dari permukaan bumi.

Konsep lift luar angkasa berawal dari ide seorang ilmuwan Rusia Konstantin Tsiolkovsky, yang pada tahun 1985 mengajukan struktur kompresi atau yang disebut Menara Tsiolkovsky.

Adalah LiftPort Group, sebuah perusahaan yang dipimpin oleh Michael Laine (mantan peneliti NASA), mengungkapkan bahwa pihaknya dapat membangun sebuah lift ruang di bulan dengan menggunakan teknologi yang ada, termasuk pita serat karbon nanostruktur yang sangat kuat, yang membentang sekitar 62.000 mil (100.000 kilometer) dari Bumi ke luar angkasa. 

Ini akan menjadi proyek yang menakjubkan jika benar-benar terwujud. Namun, Kita akan baru menikmati proyek ini pada tahun 2050.

5. Pesawat Helios


Pesawat bertenaga surya adalah kunci menuju penerbangan pesawat antarplanet, atau misi antarbintang,� kata Lousi Friedman, mantan kepala Jet Propulasion Laboratory NASA dengan yakin. Nantinya, era pesawatkonon akan mengarah ke era pesawat laser. Bukan lagi supersonic. Melihat jeda 50 tahun untuk bermetamorfosis dari pesawat pertama ke pesawat jet supersonic, Friedman optimis selama itu pula pesawat bertenaga surya.

Kunci utama kekuatan Helios adalah 65.000 sel surya yang terintegrasi di dalam rangka pesawat. Sel ini mengubah sinar matahari menjadi listrik. Karena terbang diatas awan, makan mendung atau awan tak menjadi alangan bagi pesawat ini untuk mendapatkan energy. 

Bagaimana saat malam hari? Apakah pesawat kehilangan energy dan melayang turun ke bumi? O, tidak. Ada sisitem akumulator yang memisahkan air secar elektronis. Pada malam hari, zat tadi digabungkan kembali menjadi bahan bakar. Sekarang sedang dikembangkan sel surya yang ringan dengan kinerja yang bertambah.

Baca Juga : 7 Trend Perangkat Keras Komputer Masa Depan

7 Kekuatan Superhero yang Terwujud dalam Dunia Teknologi

Sobat YukViral

Kekuatan Superhero yang sering kita lihat di film-film merupakan hal yang direkayasa namun merujuk pada konsep fiksi ilmiah yang berlandaskan fakta sains. Alhasil, lambat laun kekuatan superhero tersebut dapat ditemukan dalam kehidupan nyata.

Berikut serupedia akan mengulas 7 Kekuatan Superhero yang Terwujud dalam Dunia Teknologi seperti yang dilansir dari livescience.

1. Kekuatan menyembuhkan diri Ala Wolverine


Salah satu kekuatan super dari Wolverine yang menakjubkan adalah dapat menyembuhkan diri. Hal ini sedikit mustahil jika diterapkan dalam dunia nyata. Namun eksperimen militer Amerika Serikat sedang mengambangkan implan kecil yang diharapkan bisa menyembuahkan dirinya sendiri tanpa pengobatan.

The Electrical Prescriptions Program, atau ElecRXberusaha mengembangkan implan mini yang akan terus memantau kondisi fisik seseorang dan memberikan rangsangan listrik ke sistem yang membutuhkan. Perangkat ini sangat kecil sehingga bisa ditanamkan tepat di ujung saraf dengan menggunakan jarum.

Implan ini dapat digunakan untuk mengobati kondisi peradangan kronis yang menyakitkan seperti rheumatoid arthritis, sindrom respon inflamasi sistemik atau penyakit radang usus.

2. Lari Cepat Ala The Flash



Berlari cepat layaknya superhero The Flash memang mustahil terjadi dalam kehidupan nyata. Kecepatan yang dimiliki manusia berlari tak mungkin mengalahkan kecepatan Flash yang memang memiliki kepiawaian berlari super cepat. 

Namun baru-baru ini para peneliti telah menemukan Jetpack bertenaga baterai yang dipakai seperti ransel. Alat ini membantu seseorang bisa berlari cepat layaknya superhero. Hasil tes yang telah dilakukan seperti yang dilansir livescience adalah 20 detik dalam 1 mil berlari.

Teknologi ini awalnya dikembangkan sebagai bagian dari program DARPA yang ingin menemukan cara untuk membuat tentara bergerak lebih cepat di medan perang, dan sekarang para peneliti mencoba menerapkannya untuk membantu atlet meningkatkan kinerjanya dalam berlari.

3. Tembus pandang Ala Invisible Woman


Kehebatan Invisible Women dalam Fantastic 4 adalah kemampuannya tidak dilihat atau tembus pandang. Bagi kita yang berada di dunia nyata mungkin hal ini sangat mustahil untuk mewujudkannya.

Namun salah satu upaya menciptakan jubah tebus pandang ini adalah dengan cara merekayasa gelombang cahaya. Seseorang menggunakan jenis teknologi baru yang disebut metascreen yang mampu menghilangkan gelombang cahaya yang memantul dari benda berjubah. (Sejauh ini hanya bekerja di microwave). 

Sejauh ini, hanya benda-benda kecil yang telah berhasil dihilangkan dengan menggunakan jubah tersebut, namun para ilmuwan terus mengerjakan kedua proyek tersebut.

4. Visi sinar-X Ala Superman


Salah satu kehebatan superman adalah Visi X-ray yang dapat membuat melihat melalui dinding, dan sekarang berkat karya ilmuwan di Massachusetts Institute of Technology, hal tersebut akan segera terwujud.

Sistem RF Capture MIT ini menggunakan sinyal radio gelombang pendek untuk melacak pergerakan melalui dinding, dan dalam eksperimen, ilmuwan berhasil mengidentifikasi 15 orang melalui dinding dengan akurasi hingga 90 persen. Dan dapat melacak gerakan mereka dalam waktu kurang dari satu inci. 

Aplikasi awal teknologi ini akan diterapkan dalam perawatan kesehatan, karena para peneliti berharap dapat menciptakan sebuah sistem yang dapat memantau para manula yang berisiko terjatuh - sebuah proyek yang pasti didukung Superman.

5. Teleportasi Ala Nightcrawler


Ilmuwan telah mampu membuat partikel teleportasi seperti Nightcrawler. Salah satu yang mungkin menjadi favorit kita saat melihat kehebatan Nightcrawler adalah mampu berpindah-pindah tempat dalam hitungan detik yang sangat cepat.

Namun konsep teleportasi yang masih dikembangkan para ilmuwan adalah meindahkan partikel sub atomik. Sejauh ini, para ilmuwan telah mampu teleport partikel antara jarak hingga hampir 90 mil (145 kilometer).

Suatu hari nanti, mereka berharap bisa menciptakan cybersecurity kuantum yang bisa diterapkan pada benda skala makro.

Baca Juga : 10 Superhero Indonesia yang Terlupakan

6. Berjalan di dinding Ala Spider Man


Spider-Man mungkin tidak memiliki masalah dalam memanjat untuk skala gedung pencakar langit, tapi untuk rata-rata manusia, prestasi semacam itu tetap menjadi bahan dalam fiksi ilmiah - sampai sekarang.

Terinspirasi oleh kaki tokek yang lengket, Peneliti di Pentagon telah mengembangkan dayung genggam yang memungkinkan manusia memanjat dinding, seperti halnya Spider-Man. 

Dayung dikembangkan untuk memungkinkan tentara mendapatkan akses ke tempat yang lebih tinggi di lingkungan perkotaan. Pada saat yang sama, para peneliti di Stanford University menciptakan hal yang serupa, dan hal ini memungkinkan untuk menemukan dayung genggam yang lebih canggih dan dapat menandingi kehebatan spider man.

7. Telekinesis Ala Jean Gray


Para peneliti di University of Minnesota telah menciptakan interface otak-komputer yang memungkinkan pengguna melakukan hal seperti Jean Gray dalam kemampuannya untuk memindahkan objek dengan pikirannya.

Dan yang paling mengejutkan sistem ini memungkinkan pengguna menerbangkan quadcopter jarak jauh dengan pikiran mereka.

Cara Kerja Pengguna memakai topi dengan elektroda terpasang yang mengambil sinyal listrik dari otak dan mentransmisikannya ke komputer, yang kemudian menerjemahkannya ke dalam gerakan. 

Relawan pelajar pertama kali menghabiskan waktu untuk belajar bagaimana memindahkan pesawat virtual melintasi model simulasi kampus Universitas Minnesota dengan menggunakan pemikiran mereka, dan kemudian mencoba menerbangkan quadcopter melalui rintangan.

"Internet kuantum memungkinkan Anda membuat saluran komunikasi yang jauh lebih aman daripada protokol enkripsi standar yang kami gunakan setiap hari," Martin Stevens, peneliti optik kuantum di Institut Nasional Standar dan Teknologi di Boulder, Colorado, seperti yang dilansir livescience.

Baca Juga : 9 Game Superhero Terbaik Sepanjang Masa


Kamis, 12 Oktober 2017

7 Pertanyaan yang Belum Terjawab Tentang Hiu

Sobat YukViral

Sejauh ini kita mengenal Hiu merupakan hewan buas dan sangat mematikan. Menurut Wikipedia, Hiu adalah sekelompok (superordo Selachimorpha) ikan dengan kerangka tulang rawan yang lengkap an tubuh yang ramping. Mereka bernapas dengan menggunakan lima liang insang (kadang-kadang enam atau tujuh, tergantung pada spesiesnya) di samping, atau dimulai sedikit di belakang, kepalanya.


Dari pernyataan diatas kita mengetahui Hiu sebatas ciri spesifik, namun sejumlah penelitian menunjukan bahwa para ilmuwan masih menemukan teka-teki seputar Hiu yang belum terpecahkan.

Berikut serupedia akan mengulas 7 Pertanyaan yang Belum Terjawab Tentang Hiu. 

1. Bagaimana hiu melakukan navigasi?

Sebagaimana Kita ketahui bahwa luas lautan mencapai sekitar 71% dari seluruh luas Bumi. Maka siapa pun makhluk yang tinggal disana harus memiliki sedikit isyarat visual untuk melakukan navigasi.

Pertanyaannya adalah bagaimana hiu tahu tujuan mereka atau melakukan navigasi? Seperti diungkapkan Andrew Nosal, seorang peneliti postdoctoral di Scripps Institution of Oceanography and the Birch Aquarium, beberapa hiu sering melakukan perjalanan jauh, seperti hiu putih besar yang berenang melintasi Samudra Hindia, dari pantai barat Australia sampai Afrika Selatan, 

"Ini adalah misteri abadi bagaimana hiu menemukan jalan mereka melalui lautan, yang merupakan petunjuk lingkungan yang mereka gunakan, dan bagaimana sebenarnya isyarat tersebut terdeteksi dan terintegrasi," Ujar Nosal seperti yang dilansir Live Science.

Ada bukti kuat bahwa beberapa hiu menggunakan navigasi geomagnetik, yang berarti mereka dapat merasakan medan magnet bumi, mengarahkannya dan menggunakannya sebagai alat navigasi. Olfaction (bau) mungkin merupakan alat navigasi lain yang digunakan hiu. Tapi mungkin faktor lain - seperti suhu air, suara dan bahkan penglihatan (sampai batas tertentu) - dapat membantu hiu bernavigasi dalam, kata Nosal.

2. Berapa banyak spesies yang ada?

Pertanyaan seputar berapa banyaknya spesies Hiu pun masih belum bisa terjawab. Para peneliti masih menemukan spesies hiu baru, terutama dari laut dalam.

"Habitat mereka sangat misterius karena mereka begitu jauh dan tak terjangkau dari aktivitas manusia," kata Nosal. "Kami masih belum tahu apa yang tinggal di sana."

Misalnya, hiu ninja yang disebut Etmopterus benchleyi diumumkan ke dunia ilmiah pada bulan Desember 2015; spesies hiu martil (Sphyrna gilberti) yang baru ditemukan di lepas pantai South Carolina diidentifikasi pada tahun 2013; dan spesies baru hiu "berjalan" (Hemiscyllium halmahera), ditunjukkan di sini, menjadi berita utama setelah para peneliti menemukannya di sebuah terumbu karang di sebuah pulau di Indonesia, menurut sebuah penelitian tahun 2013 di Journal of Ichthyology.

3. Mengapa hiu bermigrasi?

Sudah jelas bahwa banyak hiu bermigrasi secara musiman, tapi kenapa ikan ini bermigrasi masih menjadi misteri dan pertanyaan yang masih belum terpecahkan sampai saat ini.

"Kami memiliki teknologi hebat yang memberitahu kita ke mana tujuan mereka," kata Gregory Skomal, ahli biologi perikanan dengan Divisi Perikanan Laut Massachusetts yang dilansir Live Science. "Tapi kita tidak tahu apa yang mendorong migrasi itu."

Apakah hiu bermigrasi untuk makanan, kawin, suhu atau mungkin campuran ketiganya? Sulit untuk mengatakannya, bahkan setelah mempelajari beberapa hiu dalam spesies yang sama, kata Nosal.

"Saya bisa melacak 10 hiu macan tutul, dan mereka semua melakukan sesuatu yang sedikit berbeda," kata Nosal. "Sulit untuk mengeluarkan pola untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi."

4. Apa yang mereka lakukan di bawah air?

Pertanyaan ini juga masih menjadi misteri yang belum terjawab. Para peneliti masih menduga-duga apa yang Hiu lakukan saat berada di kedalam laut yang sulit dijangkau.

Pelacak bisa memberi tahu ilmuwan tempat hiu berenang, tapi begitu ikan menyelam jauh ke dalam air, sulit untuk mengikutinya tanpa mengganggu tingkah lakunya, katanya.

"Kami memiliki banyak data tentang hiu putih yang menunjukkan bahwa beberapa dari mereka pergi ke tengah Samudera Atlantik, berkeliaran dan menyelam ke kedalaman sejauh 3.000 kaki (900 meter) setiap hari," kata Skomal kepada Live Science. "Tapi kita tidak tahu apa yang sebenarnya mereka lakukan di sana."

Baru-baru ini, Skomal dan rekan-rekannya menurunkan sebuah kendaraan bawah laut otonom (AUV) untuk memata-matai hiu putih besar di malam hari. Rekaman menunjukkan bahwa hiu sedang beristirahat. "Saya tidak berani mengatakan 'tidur' karena sulit bagi kita untuk menentukan apakah dan kapan hiu ini tidur," kata Skomal.

5. Peran apa yang dimainkan hiu di ekosistem?

Kebanyakan orang mengatakan bahwa hiu adalah predator yang berada puncak piramida ekosiste, dan sangat penting untuk menjaga keseimbangan dalam jaring makanan. Tapi tidak semua hiu berada di puncak jaring itu, kata Nosal.

"Sebagian besar ini teoritis, dan masih merupakan misteri bagaimana hiu memainkan perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem" katanya. "Tentunya mereka penting, dan banyak spesies memang predator puncak. Tapi jaring makanan sangat rumit, dan sangat sulit untuk memprediksi efek penurunan populasi ikan hiu."

6. Seberapa pintar hiu?

Studi tentang otak hiu menunjukkan bahwa mereka adalah makhluk yang kompleks.

"Hal yang paling mudah dipelajari adalah otak," kata Jelle Atema, seorang profesor biologi di Program Kelautan Universitas Boston. "Tapi itu tidak berarti kita tahu bagaimana mereka menggunakan otak itu. Bila dibandingkan dengan hewan laut sejenis, hiu memiliki otak yang paling besar.

Hiu tidak memiliki banyak lipatan pada forebrains mereka (area yang terkait dengan pengambilan keputusan dan penalaran pada orang), tetapi mereka memiliki banyak lipatan di otak kecil mereka (wilayah yang terkait dengan koordinasi gerakan tubuh).

Selain itu, Atema telah mempelajari indra penciuman hiu, terutama karena mereka memiliki dua bola olfaksi yang dikembangkan dengan baik - satu di setiap sisi otak.

7. Apakah hiu hewan sosial?

Beberapa hiu berenang di lautan dengan berbagai ukuran, dan yang lainnya berkumpul dalam kelompok ratusan sampai ribuan. 

Tapi tidak jelas apakah hiu tertarik satu sama lain atau apakah mereka berada di tempat yang sama karena ini adalah lokasi yang bagus dengan suhu dan ketersediaan makanan yang baik, kata Nosal.

"Hampir pasti, ini akan menjadi kombinasi keduanya," katanya. "Tapi kita tidak benar-benar tahu sejauh mana hiu adalah hewan sosial. Masih banyak bukti bahwa mereka ada, namun tak melakuan interaksi antara sesamanya".


Selasa, 10 Oktober 2017

6 Menu Sarapan Bagi Vegaterian Agar Kenyang Lebih Lama

Sobat YukViral

Jika Kamu pernah sarapan dengan semangkuk sari manis atau beberapa donat, mungkin setelah 1 jam kemudian, Kamu akan merasa lapar lagi. Hal ini menandakan bahwa makanan yang dicerna mudah terbakar walau nampaknya bergizi.


Sebuah studi baru-baru ini oleh The University of Warwick di Inggris menegaskan ada kaitan antara perasaan kenyang dengan sinyal sel saraf otak ke otak.

Para peneliti menemukan bahwa sel otak yang disebut tanycytes akan mengatakan kepada otak bahwa Kamu merasa kenyang saat mereka mendeteksi dua asam amino spesifik dalam makanan, yakni arginine dan lisin. Makanan yang memiliki asam amino ini meliputi steak sirloin daging sapi, ayam, makarel, plum, aprikot, alpukat, kacang lentil dan kacang almond. Secara teori, mengonsumsi makanan ini harus memicu kenyang dan kita harus merasa kenyang saat memakannya.

Namun bagi Kamu yang seorang Vegetarian bagaimana cara menemukan penganti asam amino ini. Jangan kwatir, berikut serupedia akan mengulas 5 Menu Sarapan Bagi Vegaterian Agar Kenyang Lebih Lama.

1. Raspberi

Bagi sebagian orang, nama buah raspberry mungkin terdengar asing. Bisa dimaklumi mengingat keberadaan buah ini cukup langka di Indonesia. Buah raspberry dikenal juga dengan nama frambos yang masuk ke Indonesia sudah diolah dalam bentuk sirup kemasan.

Buah merah ini kaya akan serat dan mangan. Serat dapat memperlambat proses pencernaan sehingga kita akan merasa kenyang lebih lama. Mangan meningkatkan metabolisme yang membantu membakar lemak. Kandungan raspberry juga dapat mematahkan jaringan lemak dengan meningkatkan produksi adiponektin (hormon protein dalam jaringan lemak yang meningkatkan kemampuan metabolisme lemak).

2. Yogurt

Menjadi sumber protein yang sangat baik, yoghurt juga membantu membuat Kamu merasa kenyang lebih lama. Yogurt juga tinggi kalsium dan rendah gula. Serata mengandung probiotik di dalamnya yang menawarkan banyak manfaat kesehatan. 

Selain itu, yogurt memiliki manfaat tambahan potensial yakni pembakaran lemak yang membantu menjaga berat badan yang sehat. Sebuah studi 2014 yang diterbitkan dalam Journal Nutrition menyimpulkan bahwa makan makanan ringan yang tinggi protein seperti yogurt dapat mengontrol nafsu makan, kenyang dan mengurangi asupan makanan berikutnya.

Menurut Forbes, ketika para ilmuwan mempelajari kebiasaan makan orang-orang yang tidak bertambah gemuk saat mereka berusia, yoghurt paling banyak dikaitkan dengan menjaga berat badan. Ini mungkin karena probiotik dalam yogurt mempromosikan flora usus sehat, sehingga tidak akan mudah menjadi gemuk.

3. Alpukat

Alpukat mengandung serat dan lemak tak jenuh tunggal. Hal ini membuat alpukat menjadi salah stau makanan yang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama pada Anda. Selain itu, lemak tak jenuh tunggal yang disebut asam oleat dalam alpukat mengirim sinyal ke otak Anda bahwa perut Anda sudah penuh. 

Sebuah studi 2014 yang diterbitkan dalam Nutrition Journal melaporkan bahwa orang-orang yang menambahkan setengah alpukat segar untuk makan siang mereka akan mendapatkan rasa kenyang yang lebih lama sehingga enggan untuk makan di waktu berikutnya. 

Sebuah studi lain di tahun 2014 yang didanai oleh Haas Avocado Board menemukan bahwa Mereka yang makan setengah alpukat memiliki 40 persen penurunan keinginan untuk makan dalam tiga jam ke depan dan penurunan 28 persen dalam lima jam ke depan.

4. Pisang

Di Indonesia, pisang sudah biasa menjadi buah yang disajikan setelah makan. Selain karena harganya yang lumayan murah, pisang juga mengandung banyak zat gizi, sehingga bisa menjadi pencuci mulut yang menyehatkan. 

Selain itu, ternyata buah pisang adalah buah yang bisa mengenyangkan karena kandungan seratnya yang lumayan banyak. Satu buah pisang ukuran sedang mengandung serat sebanyak 3,1 gram. Jadi, jangan lewatkan untuk makan satu buah pisang setelah makan bagi Anda yang sedang berusaha menurunkan berat badan.

Buah pisang juga bertindak sebagai penekan nafsu makan dan membuat Anda merasa kenyang selama beberapa jam karena kandungan serat yang tinggi. Jadi usahakan untuk mengonsumsi buah pisang sebelum makan. Selain mengandung nutrisi yang tinggi, pisang juga berguna untuk membuat perut Anda tetap kenyang dalam waktu yang lama.


5. Apel

Apel merupakan salah satu buah yang mengandung banyak serat dan bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Jika Anda memakan 1 buah apel sedang dengan kulitnya, Anda telah mengonsumsi serat sebanyak 4,4 gram. 

Ya, jika Anda makan apel, jangan lupa untuk makan dengan kulitnya juga. Justru di dalam kulit apel terkandung banyak serat dan juga fitokimia yang tentu bermanfaat untuk tubuh.

Jika Anda ingin menurunkan berat badan dengan bantuan apel, Anda bisa makan apel terlebih dahulu setengah jam sebelum Anda makan. Ini akan membantu Anda untuk makan lebih sedikit. Seperti yang dikatakan oleh Debra Wein, RD, Presiden Wellness Workdays, �Serat dan air dari apel akan membuat Anda kenyang, sehingga Anda akan makan lebih sedikit.�

6. Kacang Pistachio 

Pistachio mengandung banyak lemak baik dan cukup banyak kalori. Lemak baik ini dapat larut di dalam air sehingga tidak akan menyebabkan peningkatan berat badan. Pistachio juga mengandung protein yang dapat membantu membakar lemak. 

Konsumsi pistachio juga dapat membuat anda merasa kenyang sehingga membuat anda tidak makan dalam jumlah berlebihan sehingga dapat mencegah terjadinya obesitas dan peningkatan berat badan.

Kacang badam atau Pistachio juga mengandung komponen dikenal sebagai Vitustirollat, ia bekerja untuk memblokir penyerapan kolesterol dalam usus, menurut Pollack, seorang profesor, dan seorang ahli diet di East Carolina University.

Kami menambahkan juga bahwa pistachio merupakan sumber serat larut kolesterol represif, selain Alkorotonidat dan komponen lain yang mengurangi risiko penyakit jantung. Itu adalah unsur makanan penting dalam diet manusia, khususnya.


6 Tempat Paling Mungkin untuk Kehidupan Alien di Tata Surya

Sobat YukViral

Kehidupan luar angkasa memang selalu menghadirkan misteri dan teka-teki yang menarik. Para ilmuwan saat ini berlomba-lomba untuk menemukan tempat yang pas sebagai tempat tinggal manusia selain di bumi.


Namun teka-teki seputar Alien pun terus dicari, ada yang beranggapan bahwa Kehidupan Alien masih berada di lingkungan Tata surya. Berikut serupedia akan mengulas tentang 6 Tempat Paling Mungkin untuk Kehidupan Alien di Tata Surya.

1. Enceladus

Enceladus adalah satelit alami Saturnus terbesar ke-6, ditemukan pada 1789 oleh William Herschel. Meskipun ukurannya yang kecil, Enceladus memiliki jenis permukaan yang beragam mulai dari permukaan "crater" yang banyak dan tua sampai terain yang dibentuk-tektonik muda. 

Outgassing dekat kutub selatan, permukaan yang berumur muda, dan kehadiran pengeluaran panas internal menandakan bahwa Enceladus, dan daerah kutub selatan khususnya, masih aktif secara geologis sekarang ini. Enceladus adalah salah satu dari tiga badan tata surya (bersama dengan satelit Jupiter Io dan satelit Neptunus Triton di mana letusan aktif dapat diamati.

Pada 9 Maret 2006 ilmuwan melaporkan dalam jurnal Science bahwa pesawat Cassini telah menemukan bukti air cair di Enceladus. Penemuan ini merupakan penemuan yang menjanjikan bagi kehidupan manusia selain di bumi apabila keadaan lainnya dari Enceladus ini mendukung. 

Untuk ukuran situasi saat ini, manusia sulit untuk bisa sampai ke Enceladus. Tetapi dengan adanya teknologi yang semakin berkembang, kemungkinan bagi manusia untuk sampai ke sana ada. Setidaknya, dari sisi sampainya Cassini ke wilayah sekitar Enceladus membuktikan bahwa "benda" yang berasal dari bumi sudah bisa sampai ke sana. 

Untuk masa-masa yang akan datang, ledakan jumlah penduduk di bumi dipastikan berkali-kali lipat. Keadaan ini akan menyebabkan kondisi di bumi tidak nyaman. Oleh karenanya, manusia akan mencari cara untuk menemukan tempat huni lain selain bumi.

2. Titan

Titan atau Saturnus VI adalah satelit alami terbesar Saturnus. Satelit ini merupakan satu-satunya satelit alami yang memiliki atmosfer padat, dan satu-satunya objek selain Bumi yang terbukti memiliki cairan di permukaan.

Titan adalah satelit elipsoidal keenam dari Saturnus. Satelit ini seringkali digambarkan sebagai satelit yang mirip planet dan memiliki diameter yang 50% lebih besar dari Bulan, sementara massanya 80% lebih besar. Satelit ini merupakan satelit terbesar kedua di Tata Surya, setelah satelit Ganymede di Yupiter, dan volumenya lebih besar daripada planet Merkurius. Titan pertama kali ditemukan pada tahun 1655 oleh astronom Belanda Christiaan Huygens, dan merupakan satelit kelima di Tata Surya yang ditemukan setelah empat satelit milik Yupiter.

Titan terutama terdiri dari es air dan materi berbatu. Seperti Venus sebelum masa penjelajahan angkasa, atmosfernya yang padat dan buram menyulitkan penyelidikan permukaan Titan hingga tibanya wahana Cassini-Huygens di Saturnus pada tahun 2004 yang membuka pengetahuan baru seperti penemuan danau hidrokarbon cair di wilayah kutub Titan. Permukaannya secara geologis masih muda, dan meskipun pegunungan dan beberapa kriovolkano telah ditemukan, hanya sedikit kawah tubrukan yang ditemui.

Atmosfer Titan sebagian besar terdiri dari nitrogen; senyawa.-senyawa kecil mengakibatkan pembentukan awan metana dan etana serta kabut organik yang kaya akan nitrogen. Iklimnya�termasuk angin dan hujan�menghasilkan permukaan yang mirip dengan Bumi, seperti bukit pasir, sungai, danau, dan laut (kemungkinan terdiri dari metana dan etana cair), dan delta, serta didominasi oleh pola cuaca musiman seperti di Bumi. Karena permukaannya yang mengandung cairan dan atmosfernya yang kaya akan nitrogen, siklus metana Titan dianggap mirip dengan siklus air di Bumi, meskipun suhunya jauh lebih rendah.

3. Europa

Europa (bahasa Yunani: ????p?) adalah satelit keenam dari planet Jupiter. Europa ditemukan pada tahun 1610 oleh Galileo Galilei (dengan pembantahan dari Simon Marius, yang mengklaim bahwa ia telah menemukannya pada tahun 1609). Satelit ini dinamakan atas seorang wanita bangsawan Phoenicia yang bernama Europa, yang kemudian dinikahi oleh Zeus dan menjadi ratu dari Kreta. Satelit ini adalah satelit terkecil dari empat satelit Galilean.

Pada diameter hanya sejauh 3,100 kilometer, Europa berbentuk lebih kecil dari Bulan milik Bumi, dan satelit terbesar keenam di Tata Surya. Meskipun dengan batasan-batasan yang lebar, massa Europa lebih kecil daripada satelit Galilea lainnya, massanya lebih besar dari seluruh satelit yang lebih kecil darinya jika disatukan. Satelit ini terbuat secara primer dari batuan silikat dan diperkirakan memiliki inti besi. 

Europa memiliki atmosfer yang terdiri atas oksigen. Permukaannya terdiri atas es dan diperkirakan yang paling rata di seluruh Tata Surya. Permukaannya telah dirusak banyak oleh retakan-retakan dan goresan-goresan, tetapi kawah akibat meteor amat sedikit terjadi di Europa. Kemudaan dan kerataan dari permukaan Europa telah membuat beberapa ilmuwan berspekulasi atas keberadaan samudera di bawahnya, yang bisa saja menyimpan kehidupan. Hipotesis ini berjalan atas dasar bahwa kehangatan dari inti menyebabkan samudera ini tetap dalam bentuk cair dan menyebabkan aktivitas geologis.

Meskipun hanya proyek fly-by (atau terbang melewati objek alam semesta) yang telah menemui satelit ini, karakter yang menarik dari Europa menarik beberapa ilmuwan untuk mengeksplorasinya lebih jauh dengan mendaratkan sesuatu di atasnya. Misi Galileo mengumpulkan data yang amat banyak untuk satelit yang satu ini. Sebuah misi baru kepada satelit-satelit Yupiter, Europa Jupiter System Mission (EJSM), diperkirakan akan diluncurkan pada 2020. Berhubungan dengan hipotesis atas tingginya kemungkinan kehidupan di luar bumi di satelit ini telah membuat ilmuwan amat tertarik untuk mempelajari satelit ini dan banyak lobi telah diciptakan karenanya.

4. Callisto

Callisto adalah satelit planet Yupiter yang ditemukan pada tahun 1610 oleh Galileo Galilei. Callisto merupakan satelit terbesar ketiga di Tata Surya dan terbesar kedua di sistem Yupiter setelah Ganymede. Diameter Callisto kurang lebih sekitar 99% diameter planet Merkurius, tetapi massanya hanya sekitar sepertiganya. Berdasarkan jarak, ia adalah satelit Galileo keempat dari Yupiter, dengan jari-jari orbit sekitar 1.880.000 km.

Satelit ini tidak ikut serta dalam resonansi orbit yang memengaruhi tiga satelit Galileo lainnya�Io, Europa, dan Ganymede�dan akibatnya tidak mengalami pemanasan pasang surut. Rotasi Callisto terkunci pasang surut terhadap Yupiter, sehingga belahan yang sama selalu menghadap ke arah Yupiter dan Yupiter tampak diam di langit Callisto. Callisto tidak terlalu terpengaruh oleh magnetosfer Yupiter dibanding satelit Galileo lainnya karena orbitnya yang jauh.

Callisto terdiri dari batu dan es, dengan rata-rata berat jenis sekitar 1,83 g/cm3. Senyawa di permukaan yang dideteksi dengan spektroskopi meliputi es air, karbon dioksida, silikat, dan senyawa organik. Penyelidikan yang dilakukan oleh wahana Galileo menunjukkan bahwa di Callisto mungkin terdapat inti yang terdiri dari silikat dan samudra air di bawah permukaan dengan kedalaman lebih dari 100 km.

Callisto dikelilingi oleh atmosfer yang sangat tipis dan terdiri dari karbon dioksida, (kemungkinan) oksigen molekuler, dan ionosfer. Satelit ini diduga terbentuk melalui proses akresi dari cakram gas dan debu yang mengelilingi Yupiter setelah pembentukannya. Akibat akresi gradual dan ketiadaan pemanasan pasang surut, tidak ada cukup panas yang mampu mendiferensiasi Callisto secara cepat. Konveksi perlahan di dalam Callisto, yang dimulai setelah pembentukannya, mengakibatkan diferensiasi sebagian dan pembentukan samudra di bawah permukaan dengan kedalaman 100�150 km serta inti yang berbatu.

Kemungkinan keberadaan samudra di Callisto menimbulkan dugaan bahwa ada kehidupan di satelit tersebut. Namun, keadaannya dianggap tidak lebih baik dibanding Europa.[18] Berbagai wahana seperti Pioneers 10, 11, Galileo, dan Cassini telah mempelajari Callisto. Karena tingkat radiasinya yang rendah, Callisto dianggap sebagai pangkalan penjelajahan Yupiter yang paling tepat.


5. Ganymede 

Ganymade adalah satelit alami planet Yupiter dan merupakan satelit alami terbesar di Tata Surya. Ganymede adalah satelit ketujuh di Tata Surya dan satelit Galileo ketiga dari Yupiter. Satelit ini mengitari planetnya selama tujuh hari. Ganymede turut serta dalam resonansi orbit 1:2:4 dengan satelit Europa dan Io. Satelit ini lebih besar diameternya dibanding planet Merkurius, namun massanya hanya sekitar setengahnya.

Satelit ini sebagian besar terdiri dari batu silikat dan es air. Ganymede merupakan benda langit yang berdiferensiasi sepenuhnya dengan inti yang cair, kaya akan besi. Samudra air asin dipercaya ada pada hampir 200 km di bawah permukaan Ganymede, yang diapit lapisan-lapisan es. Permukaannya terdiri dari dua macam bentuk medan permukaan. Daerah gelap, yang penuh akan kawah tubrukan yang berasal dari hingga 4 miliar tahun yang lalu, menutupi sepertiga permukaan satelit itu. 

Daerah yang lebih terang, yang dilewati oleh alur-alur dan punggung bukit yang besar dan hanya sedikit lebih tua, menutupi sisanya. Penyebab kacaunya geologi medan permukaan terang itu tidak sepenuhnya diketahui, namun mungkin karena aktivitas tektonik yang ditimbulkan oleh pemanasan pasang-surut.

Ganymede adalah satu-satunya satelit dalam Tata Surya yang diketahui memiliki magnetosfer, yang mungkin timbul karena konveksi dalam inti besi cairnya. Magnetosfer yang kecil itu terkubur oleh medan magnet Yupiter yang jauh lebih besar dan terhubung dengannya lewat garis medan terbuka. Satelit itu mempunyai atmosfer oksigen tipis yang termasuk O, O2, dan mungkin O3 (ozon). Hidrogen atomik adalah penyusun atmosfer yang sedikit. Apakah satelit itu mempunyai ionosfer yang berkaitan dengan atmosfernya masih belum diketahui.

Orang yang dihargai sebagai penemu Ganymede adalah Galileo Galilei. Ia merupakan astronom pertama yang mengamati satelit ini pada tahun 1610. Nama satelit itu segera diusulkan oleh astronom Simon Marius. Marius mengusulkan Ganymede, pembawa cangkir dewa-dewi Yunani dan kesayangan Zeus. Semenjak misi Pioneer 10, wahana angkasa telah mampu memeriksa Ganymede dari dekat. Wahana Voyager memperbaiki pengukuran terhadapnya, sedangkan wahana Galileo menemukan samudra bawah tanah dan medan magnetnya. Misi baru ke satelit-satelit es Yupiter, Europa Jupiter System Mission (EJSM) diusulkan untuk diluncurkan pada tahun 2020.

6. Mars

Mars menjadi nama planet prioritas utama dari beberapa planet yang tengah diteliti oleh NASA. Apalagi, baru-baru ini Badan Antariksa Amerika itu menemukan kandungan air yang terdapat di dalam permukaan Planet Merah tersebut. Kontan, spekulasi bahwa Mars layak ditinggali manusia pun mencuat.

Benar atau salah, pasti atau tidaknya, semua masih menjadi tanda tanya besar. Yang pasti, NASA memang masih mencari titik terang apakah planet yang memiliki bulan Phobos dan Deimos ini akan bisa dihuni umat manusia di masa mendatang.

Meski begitu, beberapa kalangan peneliti optimistis bahwa manusia bisa tinggal di Mars pada nantinya. Berbagai langkah bahkan dipersiapkan NASA agar nantinya proses kolonialisasi manusia di Mars dapat berjalan lancar. Namun, dengan segala macam sokongan teknologi yang diusahakan, apakah memang nantinya Mars bisa menjadi tempat yang layak ditinggali manusia untuk menggantikan Bumi?

Meski memang masih belum jelas, sebagian peneliti mengungkap bahwa kemungkinan manusia untuk tinggal di Mars masih sangat minim. Menurut informasi yang dilaporkan Time, ada beberapa alasan yang menyebabkan Mars sangat mustahil untuk dihuni. Kebanyakan alasan tersebut berasal dari keadaan, iklim dan ekosistem Planet Merah itu sendiri. Berikut penjelasannya.

Mars dijelaskan peneliti NASA memiliki tingkatan radiasi yang tinggi, terdapat dua kandungan radiasi berbahaya di Mars, di antaranya ada Solar Energetic Particles (SEPs) dan Galactic Cosmic Rays (GCRs). Keduanya bisa membombardir manusia jika tidak disokong alat antiradiasi yang memadai ketika berada di Mars.

Lebih lanjut diungkap, jika manusia menghuni Mars dengan menghabiskan waktu sekitar 180 hari, maka mereka akan mengalami peningkatan radiasi sebanyak 15 kali.

Temperatur menjadi salah satu kendala besar manusia untuk bisa hinggap di Mars. Sebagai informasi, temperatur rata-rata di Bumi adalah sekitar 57 derajat Fahrenheit (14 derajat Celsius). Namun, temperatur rata-rata di Mars berada di suhu sekitar -81 derajat Fahrenheit (-63 derajat Celsius) yang mana menjadi suhu yang sangat tidak mungkin membuat manusia bisa bertahan tanpa adanya bantuan alat canggih. 

Jika manusia bertahan di dalam suhu Mars dengan bantuan alat yang begitu minim selama 68 hari, maka mereka dipastikan akan mati.

Selain keadaan radiasi dan temperatur, atmosfer juga menjadi hal yang diperhatikan para peneliti. Sebagai perbandingan lapisan atmosfer Bumi 100 kali lebih padat daripada lapisan atmosfer Mars. Lapisan atmosfer Bumi terbuat dari 78 persen nitrogen, 21 persen oksigen dan 1 persen kumpulan gas.

Sementara itu, lapisan atmosfer Mars memiliki kandungan karbondioksida sebanyak 96 persen yang mana sangat beracun bagi manusia. Sisa lapisan atmosfer memiliki kandungan kumpulan gas argon, nitrogen, dan gas berbahaya lainnya.

Meski manusia bisa mengakali persoalan gravitasi, namun ini masih menjadi pertimbangan para peneliti. Tingkat gravitasi di Mars hanya sebesar 38 persen sehingga masih bisa memungkinkan bagi para manusia untuk dapat berjalan di Mars.


Yang menjadi pertimbangan adalah manusia nantinya ditakutkan tidak dapat berjalan dan bergerak dengan leluasa karena terbatas oleh tingkatan gravitasi Planet Merah. Sementara di Bumi, tubuh manusia bisa menerima kondisi gravitasi `One-G` yang mana mampu menggerakan skeletal, muscular, cardiovascular-nya dengan baik.

Referensi :
[1]. id.wikipedia.org
[2]. https://www.space.com/15716-alien-life-search-solar-system.html
[3]. Liputan6.com